Kuliah Bersama Akbar Yumni: Sejarah Publik vs Sejarah Objektif

Perkembangan terakhir dari Filsafat Sejarah, salah satunya dibahas oleh Gadamer lewat studi Hermeneutikanya. Dalam sudut pandangnya itu, sejarah kemudian dapat dilihat sebagai sesuatu yang terbuka. Semisal orang yang sedang membaca sejarah, dia sendiri adalah bagian dari sejarah. Sejarah pada hakikatnya tidak dapat digenggam atau tidak dapat diobjektifkan. Kritik ini disampaikan lewat analogi ikan dalam akuarium—ikan —

Kuliah Bersama Ade Darmawan: Adakah Karya yang (Tidak) Kreatif?

Proses berkarya, menjadi bahan bahasan dalam kuliah Senin malam, 17 Oktober, 2016, di halaman belakang Forum Lenteng. Ade Darmawan, seorang lulusan Seni Rupa ISI Yogyakarta dan kini Direktur ruangrupa, membuka diskusi dengan judul di atas setelah salah seorang tim Diorama bercerita tentang proyek seni yang sedang berlangsung. Lantas beliau bertanya, karya apa yang akan kami —

Kuliah Bersama Gesyada Annisa Siregar: Pembacaan Terhadap Tiga Non-Nashar dengan Metode Patrap Triloka

Sebagai bagian dari upaya memahami perkembangan senirupa dan mempelajari cara-cara untuk melihat kembali perkembangan tersebut, Gesya Annisa Siregar, pegiat seni lulusan Institut Kesenian Jakarta, berbagi pengetahuan dan pengalamannya dalam menyelesaikan penelitian tentang salah seorang tokoh senirupa Indonesia, Nashar, yang ia ajukan sebagai tugas akhir untuk meraih gelar Sarjana 1 di bidang senirupa. Presentasi tersebut dilakukan —

Kuliah Bersama Irwan Ahmett: Dari Gigantis Hingga Diorama

Sekumpulan anak manusia dengan latar belakang yang begitu ragam kala itu berjubel di sebuah mobil putih demi menyambangi kediaman seorang seniman dan desainer grafis Irwan Ahmett. Minggu, 2 Oktober, 2016, siang itu menjadi babak pertama kami, tim Diorama, dalam menelusuri wacana-wacana yang melingkupi soal pembacaan terhadap diorama setelah sebelumnya bolak-balik menyambangi diorama sejarah Indonesia di —